Ayoo... kawan-kawan Pendidik dan Tenaga Pendidik di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, Ayo Ikuti Lomba Multimedia Pembelajaran Interaktif jenjang SD yang diselenggarakan oleh BTIKP Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk lebih lengkapnya bisa di lihat di link :
Menyerahkan link Google Drive yang tidak dikunci berisikan MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF FORMAT HTML DAN APK (ANDROID) dalam bentuk RAR/ZIP serta Naskah, Storyline/storyview dan RPP jadi satu ke formulir yang ada di web. lomba.kawananimasiku.id
Menyerahkan beberapa Capture / ScreenShot GAMBAR HASIL KARYA MPI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ke formulir yang ada di web.
Seleksi yang terpilih wajib menyerahkan/membawa print out Naskah, Storyboard / Storyview / Storyline , RPP, DVD hasil karya dengan cover depan serta membawa Laptop dan Surat Keterangan Guru/Tenaga Pengajar Aktif dari Sekolah.
Keputusan yang diambil oleh panitia dan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Ekoristem dan hubungan makhluk hidup merupakan materi kelas 5 SD Kurikulum 2013. Sebagai salah satu muatan dalam tematik, materi IPA menjadi satu pembahasan yang penting. Dalam materi IPA, peserta didik diajak untuk mengenal alam sekitar dengan segala pengetahuan di dalamnya.
Pada tema 5 kelas 5 SD, memuat materi IPA tentang Ekosistem dan Hubungan Mahluk Hidup. Pada tema kali ini, peserta didik diajak untuk mengenal ekosistem berkaitan dengan lingkungan sekitar. Siswa juga diajak mengenal rantai makanan makhluk hidup di darat maupun di air.
omponen Ekosistem Makhluk Hidup
Ekosistem merupakan salah satu bagian di kehidupan dunia ini. Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Ekosistem memiliki dua komponen yakni biotik dan abiotik.Komponen Biotik aalah komponen ekosistem yang berasal dari makhluk hidup, seperti hewan, tumbuhan, dan manusia. Sedangkan komponen abiotik adalah komponen ekosistem yang berasal dari makhluk tak hidup atau makhluk mati. Contoh dari komponen abiotik adalah air, batu, tanah, cahaya, dan sebagainya.
Komponen biotik ini terdiri dari beberapa macam, yaitu;
1. Produsen, yaitu mahluk hidup yang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan sendiri melalui proses fotosintesis, diantaranya; tumbuhan hijau, tumbuhan lain yang mempunyai klorofil.
2. Konsumen (heterotrof), yaitu makhluk hidup yang memakan berbagai bahan organik yang dihasilkan makhluk hidup lainnya. Yang termasuk dalam konsumen; manusia, hewan, jamur, mikroba.
2. Pengurai (dekomposer), yaitu makhluk hidup yang memiliki peran sebagai pengurai berbagai bahan organis yang berasal dari organisme lain yang telah mati, seperti : bakteri dan cacing.
3. Penghancur (detivritor), yaitu makhluk hidup yang mampu menghancurkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa-sisa organisme lainnya yang telah mati.
Jenis jenis ekosistem
Jenis-jenis Ekosistem dibedakan menjadi 2 takni ekosistem darat dan ekosistem air. Ekositem darat meliputi: hutan tropis, gurun, taiga dan tundra. Sedangkan Ekosistem air meliputi: air tawar, air laut, air payau.
Hewan dan tumbuhan juga dapat digolongkan menjadi beberapa bagian sesuai dengan kesamaan makhluk hidup tersebut. Penggolongan yang dimaksud seperti berdasarkan alat geraknya, jenis makanannya, cara berkembang biaknya, dan sebagainya.
Topeng
merupakan reflika wajah yang digunakan pada wajah untuk memerankan suatu
karakter. Topeng biasanya digunakan untuk pertunjukan tari topeng dalam
membawakan peran-peran tertentu. Topeng juga sering digunakan oleh anak-anak
untuk bermain dengan sesamanya, seperti melucu dan menakut-nakuti temannya.
Berbagai karakter topeng sering kita jumpai, ada wajah menakutkan, wajah lucu,
wajah tua, wajah sedih dan ada juga wajah/muka binatang.
Bentuk
topeng dapat dibuat dengan berbagai media/bahan, di ataranya dari kayu,
plastik, karet, fiberglass, kertas, dan lain-lain. Berikut ini mari pelajari
membuat topeng dengan memanfaatkan limbah kertas. Untuk membuat topeng dengan
bahan kertas terlebih dulu harus dibuatkan acuan/cetakan dari tanah liat.
Cetakan tidak usah dibuat terlalu halus, buatlah wajah-wajah yang unik dan
lucu.
Media
membuat topeng bermacam-macam bisa dari kayu, tanah liat, bubur kertas atau
kertas karton. Disini kita akan mencoba membuat topeng dengan media kertas
karton dengan teknik melipat, memilin dan menggunting. Pembuatan topeng akan
melatih kita untuk membuat karakter wajah manusiaada yang lucu, galak, bengong, judes dlsb. Pengerjaannya
sangat mudah hanya memerlukan ketekunan dan kesabaran, berikut akan diuraikan
cara pembuatannya:
3. Pewarna
bisa dipilih salah satu seperti: Cat Air/ Cat Poster/ Cat untuk styroform
4.
Asesories seperti : benang, kain, ijuk, renda dlsb
Alat-alat:
1. Gunting
2. Cuter
3. Hecter
Cara
Pembuatan:
1. Buatlah
sketsa dasar wajah berbentuk Oval pada
sehelai kertas karton kemudian pada sekeliling sisinya beri tanda garis titik 8
bagian.
2. Gunting,
Lipat dan tekuk sketsa dasar wajah berbentuk oval kemudian di hecter satu
persatu sehingga membentuk seperti gambar di atas
3. Gunting
kertas koran dengan ukuran kecil-kecil kemudian tempelkan pada bentuk dasar
wajag topeng, maksudnya agar bentuk dasar topeng dari kertas karton menjadi
keras.
4.
Bentuk dasar topeng yang sudah selesai di tempeli guntingan kertas koran
5. Buatlah
bagian-bagian wajah topeng seperti alis, hidung, pelipis, dan mulut dengan
teknik melipat, menggunting dan menempel. Caranya sama dengan cara membuat
bentuk dasar topeng seperti gambar no.1 dan 2 hanya saja ukurannya lebih kecil.
Sebelumnya ukur dulu posisi mata, hidung dan mulut sesuai wajah kita kemudian
dilubangi.
6. Setelah
bagian-bagian wajah selesai ditempel
pada bentuk dasar topeng tempelkan kembali guntingan kertas koran ke seluruh
bagian wajah topeng, sehingga topeng menjadi lebih keras
7.
Selanjutnya wajah topeng tinggal diberi warna sesuka hati kita, dapat
menggunakan cat air untuk styroform, cat poster, cat kayu dlsb. Maka selesailah
topeng kita dan selamat mencoba...