Sosialisasi Guru
Pembelajar Moda Tatap Muka, Daring Kombinasi dan Daring Penuh yang diselenggarakan oleh
Kelompok Kerja Guru (KKG) gabungan antara Kecamatan Bakumpai dan Kecamatan Cerbon.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada hari kamis, 29 September 2016 di SDN
Lepasan 2 Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala yang dihadiri oleh Kepala
UPT Disdik Kecamatan Bakumpai, Plt. KUPT Disdik Kecamatan Cerbon, Ketua KKG Kecamatan Cerbon,
Ketua dan Pengurus KKG Kec. Bakumpai dan seluruh Kepala Sekolah sekecamatan Bakumpai
dan Cerbon. Sebagai pembicara adalah Bapak Taufiqqurahman, S.Sos dari Bidang
Kepegawaian Dinas Pendidikan Barito Kuala.
Sosialisasi ini bertujuan
menjelaskan tentang pelaksanaan moda tatap muka di Kabupaten Barito Kuala yang
akan dibiayai oleh peserta kelas sendiri bagi atau kata
lain dengan biaya mandiri yang modulnya tidak menenuhi yaitu
8 – 10 modul untuk tatap muka, 6 - 7 modul daring kombinasi, 3 -5 untuk daring penuh , siapa yang ingin ikut harus membayar sendiri diklat
tatap muka, daring kombinasi ataupun daring penuh. Biaya mandiri ini disebabkan
karena tidak adanya anggaran dari APBN dan juga APBD Kabupaten Barito Kuala.
Oleh karena itu harus ditempuh dengan jalur mandiri. Untuk tahap awal adalah pelaksanaan Tatap Muka selama 6 hari atau 60 jam terakhir evaluasi.
Sedikit banyaknya pasti
ada terjadi pro dan kontra dengan pelaksanaan yang dibiaya sendiri oleh
peserta. Mungkin itu dikarenakan tidak ada juknis atau keputusan dari pemerintah pusat tentang hasil setelah diklat tatap muka ataupun efek jika tidak mengikuti diklat. Meskipun begitu, untuk menjadi peserta moda tatap muka tanpa ada
paksaaan dari siapa pun. Semua guru berhak menentukan pilihannya mau ikut atau tidak. Siapa yang ingin ikut dipersilahkan, siapa yang tidak, juga
tidak apa-apa. Tetapi jika tidak mengikuti, resiko ditanggung sendiri jika ada
sesuatu hal yang berdampak di hari kemudian. Memang tidak ada sanksi dan efek
secara gamblang untuk sementara ini.

























